Minggu, 02 Agt 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDaerah
Beranda › Masalah Rambut dan Solusinya
Masalah Rambut dan Solusinya

9 Tanda Rambut Rontok yang Bisa Jadi Gejala Penyakit

✍️ Andi Susanto 🕒 28 Jun 2024 👁️ 1x dibaca
9 Tanda Rambut Rontok yang Bisa Jadi Gejala Penyakit

Kalau rambut rontok sedikit, itu normal. Tapi kalau tiap hari kayak "hujan rambut" di bantal, sisir, atau kamar mandi, bisa jadi itu tanda ada masalah kesehatan yang lebih serius. Yuk, kenali 9 tanda kerontokan rambut yang mungkin disebabkan oleh penyakit!


1. Rambut Rontok Lebih dari 100 Helai Sehari

Normalnya, kita kehilangan 50-100 helai rambut per hari. Tapi kalau rontoknya sampai berlebihan, misalnya setiap sisir atau keramas rambut berguguran dalam jumlah banyak, bisa jadi ada masalah seperti anemia, gangguan tiroid, atau ketidakseimbangan hormon.

2. Rambut Menipis di Area Tertentu (Pola Botak)

Kalau rambut rontok dan meninggalkan area botak melingkar (seperti uang logam), ini bisa jadi gejala alopecia areata—penyakit autoimun yang menyerang folikel rambut. Bisa juga tanda infeksi jamur di kulit kepala.

3. Rambut Rontok Disertai Kulit Kepala Gatal & Kemerahan

Rambut rontok plus kulit kepala gatal, merah, atau bersisik? Hati-hati, bisa jadi kamu kena dermatitis seboroik, psoriasis, atau infeksi jamur seperti kurap kulit kepala (tinea capitis).

4. Rambut Rontok Tiba-tiba Setelah Sakit atau Operasi

Pernah sakit berat, operasi besar, atau baru sembuh dari infeksi? Rambut rontok parah 2-3 bulan setelahnya bisa jadi telogen effluvium, kondisi di mana stres fisik bikin rambut masuk fase rontok lebih cepat.

5. Rambut Rontok + Kuku Rapuh & Kulit Kering

Kalau rambut rontok dibarengi kuku mudah patah dan kulit kering, bisa jadi tubuhmu kekurangan zat besi, zinc, atau vitamin D. Anemia dan hipotiroidisme juga sering bikin gejala kayak gini.

6. Rambut Rontok Setelah Konsumsi Obat Tertentu

Beberapa obat seperti kemoterapi, antidepresan, atau pil KB bisa memicu kerontokan rambut. Kalau baru ganti obat dan rambut langsung rontok parah, coba konsultasi ke dokter.

7. Rambut Rontok Disertai Berat Badan Turun Drastis

Kalau rambut rontok plus berat badan turun tanpa sebab, waspada! Bisa jadi tanda hipertiroid, diabetes, atau gangguan autoimun seperti lupus.

8. Rambut Rontok pada Wanita dengan Pola Pria (Botak di Garis Rambut)

Wanita juga bisa mengalami kebotakan pola pria (androgenik alopecia) kalau hormon androgennya terlalu tinggi. Penyebabnya bisa PCOS (sindrom ovarium polikistik) atau gangguan hormon lainnya.

9. Rambut Rontok + Nyeri Sendi atau Kelelahan Ekstrem

Jika rambut rontok dibarengi nyeri sendi, lelah terus-menerus, atau ruam kulit, bisa jadi gejala penyakit autoimun seperti lupus atau penyakit tiroid.


Kapan Harus ke Dokter?

Kalau kerontokan rambutmu parah, disertai gejala aneh, atau gak membaik setelah 3 bulan, segera periksa ke dokter kulit (dermatologis) atau spesialis endokrin untuk cek darah dan cari tahu penyebab pastinya.

Jangan panik dulu! Banyak kasus rambut rontok bisa diatasi kalau penyebabnya ketahuan sejak awal. Yuk, lebih peka sama tanda-tanda dari tubuhmu!

Ada yang pernah mengalami gejala di atas? Share pengalamanmu di komen!

AS
Andi SusantoPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update