Selasa, 15 Sep 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDaerah
Beranda › Berita
Berita

11 Kebiasaan Perawatan Rambut yang Memicu Rambut Berminyak

✍️ Dewi 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
berminyak4
berminyak4 Foto: beautyjournal.id

Produksi minyak berlebih di kulit kepala dapat membuat rambut lepek dan rontok. Kenali 11 kebiasaan perawatan rambut yang sering dilakukan, namun justru memicu kondisi rambut berminyak, serta temukan solusi yang tepat.

Rambut berminyak merupakan kondisi ketika kulit kepala memproduksi sebum secara berlebihan. Kondisi ini membuat rambut tampak lepek, basah, tipis, tidak bervolume, dan mudah rontok.

Sebum sejatinya penting untuk menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut, namun produksi berlebih dapat menimbulkan berbagai masalah.

Beberapa faktor umum penyebab rambut berminyak meliputi genetik dan perubahan hormonal, seperti saat pubertas, menstruasi, atau kehamilan.

Stres berlebihan, iklim tropis, pola makan tinggi karbohidrat atau makanan berminyak, serta jenis rambut lurus juga dapat memicu produksi minyak berlebih.

Selain faktor-faktor tersebut, ada kebiasaan perawatan rambut yang justru memperparah kondisi rambut berminyak.

1. Terlalu Sering Keramas

Mencuci rambut setiap hari atau terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi melindungi kulit kepala.

Sebagai respons, kelenjar minyak di kulit kepala akan bekerja lebih keras untuk menggantikan minyak yang hilang. Respons ini menyebabkan rambut menjadi lebih cepat berminyak.

2. Tidak Membilas Rambut dengan Benar

Sisa sampo atau kondisioner yang tidak terbilas sempurna dapat menumpuk di kulit kepala dan batang rambut. Penumpukan residu ini membuat rambut terasa berat, lepek, dan berminyak.

Kondisi tersebut juga dapat mengganggu kesehatan kulit kepala secara keseluruhan.

3. Penggunaan Kondisioner yang Salah

Mengaplikasikan kondisioner langsung ke kulit kepala atau menggunakan terlalu banyak produk dapat membuat rambut terasa berat dan berminyak. Kondisioner mengandung formula pekat yang berfokus melembapkan.

Sebaiknya aplikasikan kondisioner hanya pada bagian tengah hingga ujung rambut dan bilas hingga bersih.

4. Salah Memilih Produk Perawatan Rambut

Penggunaan sampo atau kondisioner yang terlalu berat atau tidak sesuai dengan jenis rambut berminyak dapat memperparah kondisi.

Produk yang tidak tepat bisa memicu kulit kepala memproduksi lebih banyak minyak. Selain itu, produk dengan bahan kimia keras juga dapat meninggalkan residu yang tidak diinginkan.

5. Terlalu Sering Menyentuh Rambut

Tangan adalah salah satu bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai benda dan dapat membawa kotoran serta minyak.

Kebiasaan menyentuh atau merapikan rambut terlalu sering dapat memindahkan minyak dan kotoran dari tangan ke rambut. Hal ini membuat rambut cepat lepek dan berminyak.

6. Jarang Membersihkan Sisir Secara Rutin

Sisir dapat menjadi tempat menumpuknya minyak, debu, dan sisa produk rambut dari penggunaan sebelumnya. Jika sisir kotor terus digunakan, semua kotoran tersebut akan kembali menempel pada rambut.

Kondisi ini mempercepat rambut menjadi berminyak dan tidak bersih.

7. Keramas dengan Air Panas

Air yang terlalu panas saat keramas dapat merangsang kelenjar minyak di kulit kepala.

Kelenjar tersebut akan memproduksi lebih banyak sebum sebagai respons terhadap kekeringan yang ditimbulkan oleh air panas. Menggunakan air bersuhu suam-suam kuku lebih disarankan.

8. Memakai Penutup Kepala Saat Rambut Masih Basah atau Terlalu Lama

Menutup rambut saat masih basah atau terlalu lama dengan hijab, topi, atau helm dapat menjebak kelembapan dan keringat di kulit kepala.

Lingkungan yang lembap dan tertutup ini memicu produksi minyak dan keringat berlebih. Rambut juga tidak bisa bernapas dengan baik dalam kondisi tersebut.

9. Tidak Mengeringkan Rambut dengan Benar

Membiarkan rambut basah terlalu lama, terutama di area akar, dapat membuat akar rambut menjadi tidak maksimal. Kondisi ini memicu rambut berminyak dan lepek.

Penting untuk mengeringkan rambut dengan tepat setelah keramas.

10. Terlalu Jarang Keramas

Meskipun terlalu sering keramas tidak baik, terlalu jarang keramas juga dapat menyebabkan masalah. Minyak alami, keringat, debu, dan sisa produk styling akan menumpuk di kulit kepala dan rambut.

Penumpukan ini menyebabkan rambut terlihat berminyak dan lepek.

11. Penggunaan Produk Styling Berlebihan

Produk penataan rambut seperti gel, mousse, atau hairspray jika digunakan berlebihan atau tidak dibersihkan dengan tuntas, dapat menumpuk di rambut dan kulit kepala.

Penumpukan ini membuat rambut terasa berat, kusam, dan lebih cepat berminyak. Penggunaan yang bijak diperlukan.

Mengatasi rambut berminyak memerlukan kombinasi kebiasaan perawatan yang tepat dan gaya hidup sehat.

Solusi meliputi penentuan frekuensi keramas yang tepat, yaitu 1-2 hari sekali, disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan aktivitas.

Pilih sampo khusus rambut berminyak yang ringan, bebas sulfat, dan mengandung bahan seperti tea tree oil atau salicylic acid.

Selalu bilas rambut hingga bersih dan gunakan kondisioner hanya pada batang hingga ujung rambut.

Hindari air panas saat keramas dan batasi kebiasaan menyentuh rambut. Penting juga untuk membersihkan sisir secara rutin, setidaknya seminggu sekali.

Perhatikan pola makan dengan menghindari makanan tinggi gula dan berminyak, serta perbanyak konsumsi makanan kaya vitamin B dan E.

Kelola stres dengan baik dan keringkan rambut dengan benar setelah keramas. Untuk solusi darurat, dry shampoo atau bedak tabur dapat membantu menyerap minyak berlebih.

Pastikan kamu memastikan sendiri informasi terkini sebelum memutuskan perawatan rambut yang paling sesuai.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: dove.com, hellosehat.com, halodoc.com, cnfstore.com, clearhaircare.com, estetiderma.co.id, sensatia.com, femaledaily.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update