Rabu, 19 Agt 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDaerah
Beranda › Berita
Berita

Hentikan Kebiasaan Ini Saat Menyisir Jika Tak Ingin Rambutmu Semakin Rapuh

✍️ Dewi 🕒 18 Aug 2026 👁️ 1x dibaca
menyisir rambut basah
menyisir rambut basah Foto: vssassoon.com

Menjaga kesehatan dan keindahan rambut tidak selalu berbicara tentang seberapa mahal sampo, kondisioner, atau perawatan salon yang kamu gunakan. Sering kali, rahasia rambut yang kuat, lebat, dan berkilau justru terletak pada kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari. Salah satu rutinitas harian yang paling sering diremehkan adalah menyisir rambut.

Bagi banyak orang, menyisir hanyalah aktivitas cepat untuk merapikan helai rambut yang kusut sebelum berpergian. Namun, tahukah kamu bahwa teknik dan kebiasaan menyisir yang salah dapat menjadi penyebab utama batang rambut menjadi rapuh, bercabang, hingga patah dari tengah? Jika kamu merasa rambutmu makin tipis atau mudah patah padahal sudah rajin menggunakan produk perawatan, bisa jadi ada kesalahan dalam cara menyisirmu.

Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk saat menyisir rambut yang wajib kamu hentikan sekarang juga agar kesehatan mahkotamu tetap terjaga.

1. Menyisir Rambut Saat Masih Basah Kuyup

Ini adalah kesalahan paling umum yang hampir pernah dilakukan semua orang. Saat rambut dalam kondisi basah, ikatan hidrogen pada struktur internal rambut melemah secara signifikan. Kondisi ini membuat elastisitas rambut meningkat, sehingga helainya menjadi jauh lebih rentan meregang dan patah dibanding saat kondisi kering.

Memaksa menyisir rambut yang baru saja selesai dikeringkan dengan handuk hanya akan merusak kutikula. Jika kamu benar-benar perlu merapikannya saat basah, tunggu hingga rambut sekitar 70-80% kering. Gunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) dan aplikasikan leave-in conditioner atau hair serum terlebih dahulu untuk mengurangi gesekan.

2. Menyisir dari Akar Langsung ke Ujung Rambut

Ketika menemukan rambut yang kusut, gerakan refleks kebanyakan orang adalah menarik sisir secara paksa dari pangkal akar lurus ke bawah. Kebiasaan ini adalah cara tercepat membuat rambut patah dan merusak folikel. Saat kamu menyisir dari atas ke bawah, kekusutan di bagian tengah hingga ujung rambut akan terkumpul menjadi satu gumpalan keras di bagian bawah.

Teknik yang benar adalah menyisir secara bertahap dari bawah:

  • Mulailah merapikan bagian ujung rambut terlebih dahulu untuk menghilangkan kekusutan kecil.

  • Setelah bagian ujung lancar, naiklah beberapa sentimeter ke bagian tengah.

  • Terakhir, sisir dari pangkal akar hingga ke ujung rambut secara perlahan.

3. Menggunakan Jenis Sisir yang Salah

Setiap jenis rambut membutuhkan alat yang berbeda. Menggunakan sisir yang tidak sesuai dengan tekstur rambutmu dapat memicu kerusakkan mekanis yang fatal.

4. Tarikan yang Terlalu Keras dan Terburu-buru

Menyisir rambut saat sedang terburu-buru sering kali membuat kita tidak sabar dan menarik rambut dengan kasar ketika menemukan bagian yang tersangkut. Tarikan yang dipaksakan ini tidak hanya mematahkan batang rambut, tetapi juga bisa mencabut rambut sehat dari akarnya secara prematur. Jika dibiarkan berlarut-larut, kebiasaan ini dapat memicu penipisan rambut di area tertentu (traction alopecia). Selalu sisir rambut dengan lembut dan berikan ekstra kesabaran pada bagian yang kusut.

5. Jarang Membersihkan Sisir yang Digunakan

Kapan terakhir kali kamu membersihkan sisirmu? Sisir yang dipakai setiap hari adalah tempat berkumpulnya sisa produk styling, minyak berlebih, sel kulit mati, debu, dan rambut rontok yang menumpuk.

Saat kamu menyisir dengan sisir yang kotor, kamu pada dasarnya memindahkan kembali bakteri dan kotoran tersebut ke rambut yang baru saja dicuci. Penumpukan ini bisa menyumbat pori-pori kulit kepala dan memicu ketombe. Usahakan untuk membersihkan sisa rambut di sisir setiap kali selesai digunakan, serta cuci sisir secara berkala minimal seminggu sekali menggunakan air hangat dan sedikit sampo.

Langkah Kecil untuk Rambut Sehat Jangka Panjang

Merawat rambut tidak selalu membutuhkan anggaran besar, melainkan konsistensi dan perhatian pada detail kecil. Mengubah cara dan kebiasaan menyisir memang terlihat sepele, namun dampaknya sangat besar bagi ketahanan batang rambutmu dalam jangka panjang.

Mulai hari ini, berikan perhatian lebih saat kamu memegang sisir. Perlakukan rambutmu dengan lembut sebagaimana kamu merawat bagian tubuh lainnya. Dengan menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk di atas, rambutmu akan terhindar dari kerapuhan, tampil lebih bervolume, dan berkilau alami.

Kesimpulan

Kesehatan dan kekuatan rambut sangat dipengaruhi oleh kebiasaan harian saat merawatnya, terutama dalam cara menyisir. Produk perawatan bermerek tidak akan memberikan hasil maksimal jika teknik dasar yang digunakan justru merusak struktur batang rambut.

Untuk menjaga rambut tetap kuat, lebat, dan bebas dari kerapuhan, pastikan kamu mempraktikkan poin-poin utama berikut:

  • Hindari Menyisir Saat Basah Kuyup: Tunggu hingga rambut setengah kering (70-80%) untuk mencegah helainya meregang dan patah.

  • Ubah Teknik Menyisir: Selalu sisir secara bertahap mulai dari ujung bawah rambut terlebih dahulu, baru perlahan naik ke arah akar.

  • Pilih Sisir yang Tepat: Sesuaikan jenis sisir dengan tekstur rambutmu dan pastikan memiliki ujung yang lembut (ball-tipped).

  • Perlakukan Rambut dengan Lembut: Hindari menyisir secara terburu-buru atau menarik gumpalan kusut secara paksa.

  • Rutin Membersihkan Sisir: Cuci sisir minimal seminggu sekali agar kotoran, minyak, dan bakteri tidak menempel kembali ke kulit kepala.

Dengan menghentikan kebiasaan buruk tersebut dan beralih ke teknik menyisir yang tepat, kamu dapat mencegah kerontokan, kerusakan mekanis, dan kerapuhan rambut secara signifikan dalam jangka panjang.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update