Selasa, 03 Nov 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDaerah
Beranda › Berita
Berita

5 Kebiasaan Harian yang Diam-Diam Bikin Rambut Ikal Rusak (Apakah Kamu Sering Melakukannya?)

✍️ Dewi 🕒 30 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
menyisir rambut ikal saat kering
menyisir rambut ikal saat kering Foto: dove.com

Memiliki rambut ikal atau keriting adalah sebuah anugerah. Teksturnya yang bervolume, unik, dan penuh karakter membuat pemiliknya selalu tampil menonjol. Namun, di balik keindahannya, rambut ikal menyimpan tantangan yang cukup besar dalam hal perawatan. Struktur helai rambut yang bergelombang membuat minyak alami dari kulit kepala (sebum) kesulitan mengalir hingga ke ujung rambut. Akibatnya, rambut ikal cenderung lebih kering, rapuh, dan rentan mengalami kerusakan dibandingkan rambut lurus.

Tanpa disadari, beberapa rutinitas harian yang kita anggap sepele justru menjadi musuh utama kesehatan rambut ikal. Kebiasaan-kebiasaan ini lama-kelamaan mengikis kelembapan alami, memicu rambut bercabang, hingga merusak pola ikal alami (curl pattern) kamu. Mari kita bedah lima kebiasaan harian yang diam-diam bikin rambut ikal rusak dan bagaimana cara memperbaikinya.

1. Menyisir Rambut Saat Kondisi Kering

Kesalahan paling umum yang sering dilakukan pemilik rambut ikal adalah menyisir rambut mereka saat sudah dalam keadaan kering. Rambut ikal sangat bergantung pada bentuk coil atau ikalnya yang saling mengunci. Saat kamu menyisir rambut ikal yang kering menggunakan sisir bergigi rapat, kamu sedang merusak ikatan tersebut.

Akibatnya fatal: rambut akan mengembang liar (frizz), patah di tengah jalan, dan kehilangan bentuk ikal aslinya. Rambut ikal seharusnya hanya disisir saat sedang basah dan dipenuhi oleh kondisioner atau detangling product, menggunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) atau wet brush khusus.

2. Terlalu Sering Keramas dengan Sampo Berbahan Keras

Karena kulit kepala terkadang terasa gatal atau berminyak, banyak orang tergoda untuk keramas setiap hari. Padahal, bagi pemilik rambut ikal, keramas setiap hari adalah bencana. Sampo komersial yang mengandung deterjen keras seperti sulfate akan melunturkan minyak alami esensial yang sangat dibutuhkan oleh rambut ikal untuk tetap lembap.

Ketika minyak alami ini hilang, rambut berubah menjadi sangat kering seperti jerami. Sebagai gantinya, batasi frekuensi keramas menjadi 1 hingga 2 kali seminggu, atau gunakan metode co-washing (mencuci rambut hanya menggunakan kondisioner yang ringan) di antara hari keramas kamu. Pilihlah sampo yang bebas sulfat dan memiliki label moisturizing atau hydrating.

3. Menggosok Rambut dengan Handuk Katun Biasa

Seusai mandi, refleks kebanyakan orang adalah membungkus dan menggosok rambut dengan handuk mandi biasa berbahan katun. Tahukah kamu bahwa serat katun kasar pada handuk biasa memiliki tekstur mikro yang mirip amplop bagi rambut ikal?

Gesekan keras antara handuk katun dan kutikula rambut yang basah akan menyebabkan kutikula tersebut terbuka dan pecah. Hasilnya? Rambut langsung frizz, kusut parah, dan mudah patah. Mulai sekarang, ganti handuk katun kamu dengan handuk microfiber yang permukaannya sangat halus, atau gunakan kaos katun bersih untuk meremas air secara perlahan (scrunching).

4. Menggunakan Alat Penata Rambut Bersuhu Tinggi Tanpa Heat Protectant

Keinginan untuk sesekali meluruskan rambut atau menggunakan curling iron sah-sah saja. Namun, menggunakan alat penata rambut bersuhu tinggi secara rutin tanpa perlindungan adalah tiket express menuju kerusakan permanen.

Suhu panas yang ekstrem menghancurkan protein keratin di dalam batang rambut ikal. Akibatnya, bagian rambut yang terkena panas akan kehilangan elastisitasnya dan tidak bisa kembali ikal lagi, kondisi ini sering disebut sebagai heat damage. Jika terpaksa menggunakan pengering rambut (hair dryer) atau catokan, selalu aplikasikan produk heat protectant terlebih dahulu dan gunakan pengaturan suhu terendah.

5. Tidur Tanpa Pelindung Rambut (Gesekan dengan Sarung Bantal)

Waktu tidur adalah saat di mana rambut mengalami gesekan intens dengan sarung bantal. Sarung bantal berbahan katun atau linen menyerap kelembapan alami rambut kamu sepanjang malam. Selain itu, lemparan kepala saat tidur membuat rambut ikal kusut masai di pagi hari.

Bangun tidur dengan rambut yang kering dan kusut memaksa kamu untuk menyisirnya kembali secara paksa, yang berujung pada kerusakan baru. Menggunakan sarung bantal berbahan satin atau sutra, serta mengikat rambut dengan gaya pineapple yang longgar, adalah penyelamat utama untuk menjaga kelembapan dan bentuk ikal kamu selama tidur.

Tips Praktis Perawatan Harian Rambut Ikal

  • Gunakan Teknik Squish to Condish: Saat memakai kondisioner di kamar mandi, bungkukkan badan ke depan, tambahkan sedikit air, dan remas-remas rambut ke arah atas untuk mengunci hidrasi ke dalam ikal.

  • Rutin Melakukan Deep Conditioning: Jadwalkan perawatan deep conditioning atau masker rambut khusus rambut kering seminggu sekali guna mengembalikan nutrisi yang hilang akibat polusi dan cuaca.

  • Terapkan LOC/LCO Method: Setelah keramas, aplikasikan produk dengan urutan Liquid (air/leave-in conditioner), Oil (minyak alami), dan Cream (krim penata rambut) untuk mengunci kelembapan lebih lama.

Kesimpulan

Merawat rambut ikal memang memerlukan kesabaran dan konsistensi ekstra karena karakteristiknya yang mudah kering dan rapuh. Seringkali, kerusakan yang terjadi bukan disebabkan oleh produk yang salah, melainkan oleh kebiasaan harian yang keliru seperti menyisir saat kering, keramas terlalu sering, salah memilih handuk, menggunakan panas berlebih, hingga mengabaikan pelindung tidur. Dengan mengenali dan menghentikan kelima kebiasaan di atas, kamu selangkah lebih dekat untuk mendapatkan rambut ikal yang sehat, berkilau, lembap, dan memiliki pola ikal yang memesona.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update